MAUMERE, kabartimor.com—-Mengawali rangkaian kegiatan berkantor di Pulau Flores selama sepekan, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menggelar Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Rapat yang berlangsung di Kantor Bank NTT Cabang Sikka, Jalan El Tari, Maumere, Senin (7/9/2026) malam, dihadiri Wakil Bupati Flores Timur Ignatius Boli Uran bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Flores Timur.
Turut hadir Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Benyamin Nahak, Kepala Dinas Pertanian Joaz Bily Oemboe Wanda, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT Selfi H. Nange, Plt. Kepala Bapperida Theresia Maria Florensia, Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Yohanes Abrianto Kore serta Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Stefania T. Boro.
Pertemuan tersebut memberi perhatian utama pada percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) sekaligus pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
Sejak erupsi Gunung Lewotobi pada akhir Desember 2024, sebanyak enam desa di Kecamatan Ile Bura dan Wulanggitang terdampak. Dari total 2.310 kepala keluarga terdampak, sebanyak 238 kepala keluarga memilih relokasi mandiri, sementara masyarakat lainnya direncanakan mendapatkan penanganan melalui pembangunan kawasan hunian tetap.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












