Daerah  

Tiba di Flores, Gubernur Melki Langsung Rakor Bersama Pemkab Flotim, Dorong Percepatan Huntap dan Pemulihan Warga Lewotobi

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260908 WA0007
Gubernur NTT, Melki Laka Lena setibanya di Flores, Maumere langsung menggelar rapat koordinasi Dorong Percepatan Huntap dan Pemulihan Warga Lewotobi bersama Wakil Bupati Flores Timur, Ignatius Boli Uran dan jajaran Pemerintah Kabupaten Flores Timur di Kantor Bank NTT Cabang Sikka, Jalan El Tari, Maumere, Senin (7/9/2026) malam.

*Percepatan Tiga Lokasi Huntap*

Pembangunan Huntap melalui skema relokasi terpadu direncanakan pada tiga lokasi di Kecamatan Titehena, yakni Kuhe di Desa Konga serta Todo dan Walang di Desa Lewolaga.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Lokasi Kuhe seluas 5 hektare merupakan lokasi dengan progres pengadaan tanah paling maju. Pemerintah Kabupaten Flores Timur telah menyelesaikan pembayaran ganti rugi, sementara proses selanjutnya adalah sertifikasi tanah dan penyelesaian administrasi pertanahan.

Baca Juga :  DPRD Apresiasi Tanggap Cepat Gubernur NTT,"Gotong Royong Pulihkan Flores Berjalan dengan Baik”

Pada lokasi Todo seluas 25,98 hektare, tahapan identifikasi, inventarisasi dan pengumuman telah dilakukan. Proses selanjutnya adalah penilaian serta penghitungan biaya ganti kerugian.

Sementara lokasi Walang seluas 22 hektare masih berada dalam tahap persiapan administrasi pertanahan.

Ketiga lokasi tersebut memiliki luas sekitar 52,98 hektare. Gubernur Melki menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian seluruh proses pertanahan dan administrasi agar pembangunan fisik Huntap dapat segera berjalan.

Baca Juga :  Menuju ASN Profesional, BKN Umumkan Hasil Seleksi Administrasi

“Ini kita harus kerja cepat. Dari sisi pertanahan harus segera diselesaikan, karena pembangunan rumah dan fasilitas pendukungnya tidak boleh terus tertahan oleh persoalan administrasi,” tegas Gubernur.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur juga menargetkan pembangunan 244 unit rumah di Kuhe pada tahun ini. Karena itu, seluruh pihak diminta mempercepat penyelesaian berbagai tahapan yang masih menjadi kendala.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung