Ancaman banjir dan lahar dingin menjadi salah satu risiko yang perlu diantisipasi melalui langkah mitigasi dan kesiapan infrastruktur.
Karena itu, pembangunan akses jalan, penyediaan sumber air bersih serta berbagai sarana perlindungan masyarakat menjadi bagian dari kebutuhan yang harus segera ditangani.
*Dari Bantuan menuju Pemulihan Ekonomi*
Selain pembangunan hunian dan fasilitas dasar, rapat koordinasi tersebut juga memberi perhatian pada pemulihan ekonomi masyarakat.
Sebagian besar masyarakat terdampak menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Pemerintah Provinsi NTT akan mendukung upaya pemulihan melalui bantuan pertanian, termasuk pengembangan mata pencaharian dan kemungkinan dukungan sewa lahan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Di sektor kelautan dan perikanan, pemerintah juga akan melihat peluang pengembangan mata pencaharian masyarakat, terutama bagi warga yang kini berada di kawasan dekat pesisir.
Pemulihan ekonomi juga akan memperhatikan UMKM terdampak dan berbagai kemungkinan dukungan bagi masyarakat, termasuk relaksasi kredit sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Dalam proses pemulihan tersebut, perhatian khusus juga diberikan kepada perempuan kepala keluarga dan kelompok rentan lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












