Daerah  

Wali Kota Yang Menyusuri Luka Flores: Lima Hari Menjemput Harapan di Tengah Gempa dan Erupsi Lewotobi 

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
file 0000000025788211a473e0a7786f16f6
Dari Labuan Bajo hingga Sikka, dr. Christian Widodo membawa bantuan, menembus jarak dan guncangan gempa serta erupsi Gunung Lewotobi.

Kalimat itu barangkali menjadi salah satu gambaran paling jujur tentang arti sebuah kehadiran.

Sebab dalam bencana, manusia tidak selalu membutuhkan angka dan bantuan dalam bentuk benda. Kadang mereka hanya ingin tahu bahwa penderitaan mereka dilihat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

*Rp635 Juta, Tetapi Bukan Sekadar Angka*

Pemerintah Kota Kupang membawa bantuan senilai total Rp635 juta. Sebanyak Rp500 juta berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kota Kupang. Sisanya, Rp135 juta, dihimpun dari donasi ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang serta aksi penggalangan dana yang dilakukan Christian melalui laga ekshibisi tinju di arena Pameran Pembangunan NTT.

Baca Juga :  PWI NTT Terima Donasi Gempa Flores dari PWI Jaya & Jatim 

Bantuan tersebut juga disertai paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Namun bagi Christian, angka itu bukanlah inti dari perjalanan. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai simbol.

“Bantuan ini adalah simbol solidaritas kami. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak sendirian. Satu pulau terluka, yang lain siap membantu. Kemanusiaan tidak memiliki batas wilayah`,” tegasnya.

Baca Juga :  SAPA TANA, Jejak Kasih Pertamina untuk Bumi dan Petani

“Kita mungkin tidak ikut diguncang gempa, tetapi kita ikut merasakan penderitaan mereka`,”katanya.

*Mengapa Harus Datang Sendiri?*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung