Daerah  

SAPA TANA, Jejak Kasih Pertamina untuk Bumi dan Petani

Avatar photo
IMG 20251006 WA0042
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

KR – Inovasi ramah lingkungan kembali lahir dari PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Maumere melalui Program SAPA TANA (Sampah Jadi Pangan dan Tanaman).

Program ini resmi diluncurkan di Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka pada Senin, 6 Oktober 2025.

Hal tersebut sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Baca Juga :  Posisi & Lokasi Tersedia! Lowongan Kerja BRI Cari Talenta Terbaik

Program SAPA TANA hadir untuk menjawab dua persoalan utama masyarakat, yakni ketergantungan petani terhadap pupuk kimia dan minimnya pemanfaatan sampah organik.

Melalui pendekatan edukatif, Pertamina memperkenalkan proses pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.

Fuel Terminal Manager Maumere, Zakiudin, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan program pionir di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Stuba Ke Bali, Bupati Simon Nahak Ingin Para Kades Menghasilkan Inovasi

“Mayoritas petani masih mengandalkan pupuk kimia. Kehadiran SAPA TANA diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian lokal. Program ini menunjukkan kepedulian FT Maumere terhadap masyarakat sekitar, khususnya di kawasan ring satu,” ujarnya.

Inovasi ini tidak hanya membantu memulihkan kesuburan tanah yang kritis, tetapi juga menekan biaya produksi pertanian, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat desa.