Daerah  

Gempa Susulan Flores M 7,7 Capai 9.870 Kejadian, BMKG Catat 156 Kali Dirasakan

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260830 WA0003
Sebaran Aftershock Gempa Bumi Flores M7,7 (15 Agustus 2026).dok. BMKG Geofisika Kupang.

KUPANG, kabartimor.com — Aktivitas gempa bumi susulan setelah gempa utama berkekuatan M 7,7 pada 15 Agustus 2026 di wilayah Flores masih terus berlangsung hingga Minggu, 30 Agustus 2026.

Berdasarkan rilisan data yang diterima kabartimor.com, Minggu (30/8/2026), Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang (PGR VIII), Arief Tyastama, S.Si.,M.Si., menyampaikan per 30 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB tercatat sebanyak 9.870 gempa bumi susulan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dari jumlah tersebut, gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai M 6,2, sedangkan magnitudo terkecil tercatat M 1,0.

Baca Juga :  BMKG NTT Merilis Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat 

BMKG juga mencatat sedikitnya 35 kejadian gempa dengan magnitudo di atas M 5. Sementara itu, sebanyak 156 gempa susulan dilaporkan dirasakan.

Data tersebut tergambar dalam peta sebaran aftershock gempa bumi Flores M 7,7. Titik-titik gempa masih terus terkonsentrasi di sekitar wilayah Flores dan Zona Flores Back Arc Thrust, yang menjadi salah satu struktur tektonik penting di kawasan tersebut.

Baca Juga :  BMKG : Cuaca Panas Bulan Oktober Berbeda Dengan Agustus dan September, Ini Penyebabnya

*Pola Gempa Mulai Menurun*

Meski jumlah gempa susulan masih cukup tinggi, grafik peluruhan menunjukkan pola penurunan aktivitas. Kondisi ini menjadi indikasi bahwa aktivitas gempa susulan secara perlahan mulai mereda.

“Dengan melihat pola peluruhan tersebut, gempa susulan diperkirakan masih dapat berlangsung sekitar 3–4 minggu ke depan, meski jumlah dan kekuatannya cenderung menurun,” ujar Arief.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung