Dari Labuan Bajo hingga Sikka, dr. Christian Widodo antar langsung bantuan Rp635 juta. Penerbangan pulang tertahan abu vulkanik di ujung timur Flores.
FLORES, kabartimor.com— Dari Labuan Bajo hingga Sikka, dr. Christian Widodo membawa bantuan, menembus jarak dan guncangan gempa serta erupsi Gunung Lewotobi. Ia datang bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi memastikan saudara-saudaranya di Flores tahu bahwa mereka tidak sendiri.
Flores sedang terluka ketika sebuah perjalanan dimulai.
Bukan perjalanan untuk mengejar seremoni. Bukan pula sekadar kunjungan seorang kepala daerah yang datang, menyerahkan bantuan, lalu pulang.
Selama lima hari, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memilih jalan yang lebih panjang: menyusuri Flores dari kabupaten ke kabupaten, menemui mereka yang sedang berhadapan dengan kehilangan, ketakutan dan ketidakpastian.
Ia membawa bantuan. Tetapi lebih dari itu, ia membawa pesan sederhana: Flores tidak sendirian.
Perjalanan itu dimulai dari Manggarai Barat pada Selasa, 25 Agustus 2026. Dari Labuan Bajo, rombongan bergerak menyusuri jalan-jalan Flores. Manggarai menjadi persinggahan berikutnya, lalu Manggarai Timur, Nagekeo, Ende, hingga Sikka.
Enam kabupaten.
Enam pintu duka yang diketuk.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












