Daerah  

Wali Kota Yang Menyusuri Luka Flores: Lima Hari Menjemput Harapan di Tengah Gempa dan Erupsi Lewotobi 

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260831 161506
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat menyerahkan bantuan dari Pemkot Kupang untuk korban terdampak gempa flores di lima Kabupaten. Dan pulang kembali ke Kupang lewat Larantuka, Flores Timur di tengah erupsi gunung Lewotobi.

Dari Labuan Bajo hingga Sikka, dr. Christian Widodo antar langsung bantuan Rp635 juta. Penerbangan pulang tertahan abu vulkanik di ujung timur Flores. 

FLORES, kabartimor.com— Dari Labuan Bajo hingga Sikka, dr. Christian Widodo membawa bantuan, menembus jarak dan guncangan gempa serta erupsi Gunung Lewotobi. Ia datang bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi memastikan saudara-saudaranya di Flores tahu bahwa mereka tidak sendiri.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Flores sedang terluka ketika sebuah perjalanan dimulai.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Kota Kupang Gelar Pemutakhiran Data

Bukan perjalanan untuk mengejar seremoni. Bukan pula sekadar kunjungan seorang kepala daerah yang datang, menyerahkan bantuan, lalu pulang.

Selama lima hari, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memilih jalan yang lebih panjang: menyusuri Flores dari kabupaten ke kabupaten, menemui mereka yang sedang berhadapan dengan kehilangan, ketakutan dan ketidakpastian.

Ia membawa bantuan. Tetapi lebih dari itu, ia membawa pesan sederhana: Flores tidak sendirian.

Baca Juga :  Perkiraan Durasi Cuaca Ekstrem di NTT

Perjalanan itu dimulai dari Manggarai Barat pada Selasa, 25 Agustus 2026. Dari Labuan Bajo, rombongan bergerak menyusuri jalan-jalan Flores. Manggarai menjadi persinggahan berikutnya, lalu Manggarai Timur, Nagekeo, Ende, hingga Sikka.

Dan di setiap tempat, ada wajah-wajah manusia yang sedang mencoba kembali berdiri setelah gempa mengguncang tanah tempat mereka berpijak.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung