Daerah  

Soal Ekskavator di Tengah Krisis Pengungsi, Ini Jawaban Bupati Anton Doni Dihen

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260904 020624
Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen//dok. Instagram ADD Official

Bupati Anton memberikan argumentasi dari sisi lain. Bagi pemerintah daerah, memiliki alat berat sendiri berarti mengurangi ketergantungan kepada pihak swasta sekaligus memastikan respons dapat dilakukan ketika akses jalan terganggu.

Perdebatan itu kini bukan sekadar soal membeli ekskavator atau tidak, tetapi menyangkut bagaimana pemerintah daerah menyeimbangkan kebutuhan darurat pengungsi dengan kebutuhan kesiapsiagaan menghadapi ancaman berikutnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Di tengah Flores Timur yang masih berusaha bangkit dari dampak Lewotobi, pemerintah dituntut bukan hanya hadir ketika bencana terjadi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bergerak cepat ketika jalan kembali tertutup, hujan turun, dan masyarakat kembali terisolasi.

Baca Juga :  Peringatan Cuaca Ekstrem di NTT 17–19 November 2025

 

 

 

(ran)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung