KR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi NTT mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Tiga Harian yang berlaku pada tanggal 17 hingga 19 November 2025 untuk wilayah Nusa Tenggara Timur.
Penyampaian resmi ini ditujukan kepada masyarakat dan instansi terkait sebagai langkah kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca ekstrem di awal musim hujan.
BMKG menjelaskan bahwa beberapa wilayah NTT telah memasuki musim hujan, sementara sebagian lainnya masih berada pada fase peralihan dari musim kemarau.
Kondisi atmosfer di wilayah tersebut dipengaruhi oleh Bibit Siklon Tropis 97S yang terpantau di Samudra Hindia, tepatnya di selatan Pulau Rote, dengan pergerakan ke arah timur.
Keberadaan sistem tekanan rendah tersebut mendukung terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sejumlah wilayah NTT.
Meski begitu, peluang perkembangan Bibit Siklon Tropis 97S menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam ke depan masih berada dalam kategori rendah.
BMKG meminta masyarakat untuk tetap mewaspadai dampak hujan intensitas sedang hingga lebat, termasuk potensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Selain itu, kewaspadaan terhadap aktivitas petir juga perlu ditingkatkan dengan menghindari tempat terbuka, area tinggi, berenang di sungai atau danau, serta tidak berlindung di bawah pohon saat hujan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












