KUPANG, kabartimor.com—Aktivitas gempa bumi susulan pascagempa utama berkekuatan M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 masih terus terjadi. Hingga Jumat, 4 September 2026 pukul 17.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 12.209 gempa bumi susulan.
Data BMKG yang diterima kabartimor.com, Jumat (4/9/2026), menunjukkan gempa susulan tersebut memiliki magnitudo bervariasi, mulai dari M0,9 hingga M6,2.
Dari total aktivitas tersebut, tercatat 36 gempa bumi susulan dengan magnitudo di atas M5,0, sementara 173 gempa susulan dilaporkan dirasakan masyarakat.
Aktivitas Mulai Menurun
Meski jumlah gempa susulan masih tinggi, grafik frekuensi kejadian per hari mulai memperlihatkan kecenderungan penurunan.
Data harian menunjukkan aktivitas gempa sempat berada pada angka tinggi, kemudian secara bertahap menurun. Pada hari ke-21, grafik BMKG mencatat 147 kejadian, jauh lebih rendah dibandingkan sejumlah hari sebelumnya yang masih berada pada kisaran 400–800 kejadian.
BMKG menyebut pola peluruhan mulai tampak. Namun, penurunan tersebut tidak berlangsung secara mulus karena aktivitas gempa susulan masih dapat mengalami fluktuasi dari hari ke hari.
Analisis BMKG sebelumnya juga menjelaskan bahwa rangkaian gempa susulan Flores memang menunjukkan kecenderungan menurun dalam jangka panjang, meskipun jumlah kejadian harian dapat naik-turun.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












