Syafrudin Budiman : Partisipasi Politik Kaum Muda dan Hermeneutika Politik Kekinian

Avatar photo
IMG 20231028 WA0046
Refleksi Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2023 Oleh: Syafrudin Budiman SIP (Ketua Umum Barisan Pembaharuan 08 / Politisi Muda PAN)

Termasuk generasi muda harus hadir untuk menjawab tantangan situasi keadaan yang memang perlu dicerahkan, karena banyak menyimpang dari nilai-nilai kemanusiaan dan nilai-nilai etika moral.

Ideologi Pancasila merupakan nilai-nilai luhur budaya dan religius bangsa Indonesia. Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi negara. Jadi, Ideologi Pancasila adalah kumpulan nilai-nilai atau norma yang berdasarkan sila-sila Pancasila.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pancasila sebagai pedoman dan ideologi negara harus terus dipupuk dan diperkuat. Sedangkan nilai-nilai Pancasila harus bisa menjadi jiwa dan perilaku keseharian dalam bermasyarakat di Indonesia. Dimana Indonesia sebagai negara majemuk harus bernegara dan bermasyarakat secara kolektif kolegial, gotong royong dan kebersamaan, serta saling asah, asih dan asuh.

Generasi muda hari ini harus menendang memandang secara Hermeneutika Politik, bahwa Pancasila perlu diperkuat secara gerakan, dengan memurnikan kembali gerakan nilai-nilai Pancasila. Pemurnian gerakan nilai-nilai Pancasila ini adalah gerakan untuk mencerahkan, agar Pancasila tidak hanya menjadi simbol dan jargon kekuasaan politik semata.

Baca Juga :  Singkirkan 32 Drifter Top, Umbu Gillberth Kabunang Raih Juara 4

Pemurnian gerakan nilai-nilai Pancasila ini bisa dilakukan dengan membangun karakter Pancasilais, baik secara bernegara dan bermasyarakat. Memperkuat nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai moral, nilai-nilai kemanusiaan dan nilai-nilai etika universal

Generasi muda hari ini harus bisa menjalankan asas Pancasila dan UUD 1945 sebagai sumber dalam berpolitik. Termasuk generasi muda hari ini harus menyatakan diri melangkah Berbasis Ekonomi Kerakyatan dan menguatkan kegiatan ekonomi, khusunya kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Generasi muda hari ini harus menampung aspirasi dan perjuangan kalangan Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM), Koperasi dan Industri Kecil Menengah (IKM). Untuk itu generasi muda hari ini harus mengakui dan memperkokoh Pancasila dsn UUD 1945 sebagai dasar negara, dan berlandaskan Berbasis Ekonomi Kerakyatan.

Sementara pokok pemikirannya adalah sebagaimana Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi sebagai berikut: ayat (1); Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan, ayat (2); Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara, ayat (3); Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, ayat (4); Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Baca Juga :  23 Pimpinan Relawan Prabowo - Gibran Bersatu Deklarasikan Aliansi Relawan Indonesia Maju (AR - IM)

Generasi muda hari ini nafasnya adalah bagaimana dan untuk mensejahterakan kehidupan bersama. Agar masyarakat bisa menerima manfaat pembangun ekonomi dan keadilan sosial ekonomi. Kalau rakyat Indonesia ekonominya maju, maka bangsa dan negara juga akan maju, makmur dan sejahtera.

Generasi muda hari ini memperjuangkan kalangan pengusaha kecil dan menengah, koperasi dan UKM untuk terus berkembang dan maju di Indonesia sebagaimana visi Indonesia Maju Presiden Jokowi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung