Gratis Jika Bisa, Murah Jika Perlu Presiden Prabowo Ingin Layanan Cepat dan Terjangkau untuk Rakyat  

Avatar photo
Reporter : Admin
presidenri.go .id 07012025214015 677d3ccfee3935.52766503 scaled e1736260889255 512x288 1
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 Januari 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.

KR – Dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 7 Januari 2025, Presiden Prabowo Subianto memimpin pembahasan terkait percepatan pembangunan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan difokuskan pada kebijakan pro rakyat di sektor perumahan dan permukiman.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa sejak 20 Oktober 2024, pemerintah telah membangun sekitar 40 ribu unit rumah untuk MBR.

Baca Juga :  Lima WNI Jadi Korban Penembakan di Malaysia, Presiden Prabowo Pantau Perkembangan

Pencapaian ini akan terus ditingkatkan dengan memanfaatkan lahan negara, termasuk tanah hasil sitaan dari kasus korupsi, aset BLBI, hingga tanah dengan status Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak diperpanjang.

“Pemerintah akan memastikan skema yang legal, dengan kepastian hukum, serta berkeadilan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan penghasilan 8 juta rupiah ke bawah,” ujar Maruarar setelah rapat.

Baca Juga :  Di Puncak Hambalang, Bobby Lianto Jadi Saksi Pesan Patriotik Presiden Prabowo untuk Para Pengusaha

Selain itu, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya skema pembiayaan bagi masyarakat sektor informal, seperti pedagang kaki lima, penjual bakso, dan pedagang sayur, yang umumnya tidak memiliki penghasilan tetap.

Hal ini menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat memiliki rumah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung