“Air ini soal peradaban, karena air adalah sumber kehidupan. Air bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga sumber ekonomi, sumber kesehatan, bahkan sumber perdamaian. Karena itu, pengelolaan air menjadi sangat penting bagi keberlangsungan Kota Kupang,”kata Wali Kota.
Ia menambahkan, persoalan air dapat menjadi potensi konflik apabila tidak dikelola secara baik dan berkelanjutan. Oleh sebab itu, pengukuhan forum tersebut menurutnya bukan hanya seremoni belaka, tetapi momentum memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga sumber daya air bagi generasi mendatang.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas terbentuknya forum tersebut dan berharap keberadaannya dapat membantu Pemerintah Kota Kupang dalam menghadapi berbagai persoalan pengelolaan air di masa mendatang.
Wali Kota menggunakan analogi kapal untuk menggambarkan peran forum tersebut. Menurutnya, sebuah kapal dibuat bukan untuk sekadar bersandar dengan indah di pelabuhan, melainkan untuk berlayar menghadapi gelombang lautan luas.
“Forum ini dibuat bukan untuk gagah-gagahan atau hanya sekadar berkumpul. Forum ini dibuat untuk berlayar membelah gelombang persoalan air yang ada di Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi dalam menjalankan komitmen bersama. Menurutnya, membangun komitmen merupakan hal yang mudah, namun menjaga konsistensi dalam menjalankannya adalah tantangan terbesar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












