Daerah  

Gubernur Melki Ingatkan 8 Kabupaten Flores Terima Rp20 Miliar: Kelola Transparan, Anggaran Ikuti Kebutuhan Rakyat

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260822 WA0102
Gubenur NTT, Melki Laka Lena saat bertemu para korban gempa Flores dan mendengarkan langsung keluh kesah rakyatnya, apa yang dirasakan dan kebutuhan mereka yang sangat diperlukan saat itu// dok. Humas NTT

*Di Tengah Bencana, Pengawasan Tak Boleh Kendor

Besarnya bantuan datang ketika penanganan dampak gempa masih berlangsung dan kebutuhan masyarakat terus bergerak.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Data BPBD Provinsi NTT per 4 September 2026 mencatat:

130 orang meninggal dunia

96.385 warga mengungsi

99.568 rumah mengalami kerusakan

Selain itu, sebanyak 600 rumah ibadah, 2.633 sekolah, 673 kantor pemerintah, dan 663 fasilitas kesehatan turut terdampak.

Baca Juga :  DPRD NTT Desak Politeknik Negeri Kupang Selesaikan Masalah Ijazah

Status tanggap darurat sendiri masih berlaku hingga 12 September 2026.

Aktivitas gempa susulan juga belum sepenuhnya berhenti. BMKG mencatat hingga 5 September 2026 pukul 05.00 WIB telah terjadi 12.438 kali gempa susulan.

Dari jumlah tersebut, 174 gempa dirasakan masyarakat dengan magnitudo terbesar 6,2. Sementara gempa dengan magnitudo di atas 5 tercatat sebanyak 36 kali.

Di tengah situasi tersebut, Melki menegaskan bahwa kecepatan penanganan dan pengawasan harus berjalan beriringan.

Baca Juga :  Hal Penting! Disampaikan Kapolres TTU Saat Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Turangga

Rp20 miliar harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Jangan salah kelola, jangan salah sasaran, dan jangan sampai ada celah untuk disalahgunakan.

Sebab, di balik setiap rupiah bantuan itu, ada warga yang sedang menunggu rumahnya kembali berdiri. Ada fasilitas publik yang harus kembali berfungsi. Dan ada kehidupan yang perlahan harus kembali normal.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung