Daerah  

Wali Kota Kupang Resmikan Tugu Pilu Tuan, Simbol Kebersamaan di Batas Kota dan Kabupaten

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260506 WA0070
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo disela Peresmian Tugu Pilu Tuan menyempatkan diri bertemu masyarakat yang sedari tadi menanti kedatangannya

“Kita berbeda-beda, tapi punya tujuan yang sama, yaitu membangun Kota Kupang menjadi lebih baik. Harmoni itu bukan sama, tapi seimbang,” pungkasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Fatukoa, Daniel Boen Balan, dalam sekapur sirihnya menyampaikan bahwa keberadaan tugu batas tersebut bukan dimaksudkan sebagai pemisah antar wilayah, melainkan sebagai simbol pemersatu masyarakat di dua wilayah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Ini bukan sebuah pembatas untuk memisahkan kita warga Fatukoa dengan warga Desa Oelomin, melainkan sebuah penegasan simbolis untuk menyatukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Selain Korupsi! Ini Kasus Paling Banyak di Lapas Kelas II Kupang 

Ia menambahkan, batas wilayah baik secara fisik maupun administratif menjadi pedoman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih tertib serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah, aparat, tokoh adat, dan masyarakat yang telah berkontribusi melalui koordinasi, musyawarah, dan semangat kebersamaan hingga tugu tersebut dapat diresmikan.

Baca Juga :  Rekrutmen BCA Syariah 2024: Peluang Karir di Perbankan Syariah Terkemuka

“Perlu kami sampaikan bahwa tugu ini dibangun secara swadaya oleh RT 23 bersama masyarakat. Dengan berdirinya tanda batas ini, kami berharap ada kepastian wilayah, sinergi pembangunan, serta persatuan. Mari kita jaga batas ini sebagai simbol kerja sama, bukan sekat pemisah,”tandasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung