KUPANG, kabartimor.com—- Pemerintah Provinsi NTT memastikan akan mengawal ketat pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah tahun 2026.
Kepastian itu disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam Rapat Koordinasi Percepatan Program Bedah Rumah bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI secara daring, Kamis (17/9/2026) malam.
Rakor yang dipimpin Menteri PKP Maruarar Sirait itu, terungkap data Pada tahun 2025, NTT hanya mendapatkan 436 unit rumah BSPS. Tahun 2026 ini, jumlahnya naik menjadi 15.376 unit rumah.
Kepala Balai P3KP Nusa Tenggara II, Soemin Kase, melaporkan peningkatan tersebut dalam rapat.
Merespons lonjakan jumlah itu, Menteri PKP Maruarar Sirait meminta Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota di NTT memberikan perhatian serius agar kuota tersebut termanfaatkan maksimal.
“Mohon atensinya, Pak Gubernur, agar ini dikawal betul. Kami ingin sekali membantu rakyat NTT dan kami sangat semangat untuk itu,” ujar Maruarar Sirait.
Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat untuk kebutuhan perumahan warga NTT.
“Terima kasih banyak, Pak Menteri, untuk perhatian yang tidak henti-hentinya bagi kami di NTT,” kata Melki.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












