Daerah  

Ketika Polisi Kehilangan Wajah Rakyat

Avatar photo
IMG 20251003 WA0028

Penutup: Demokrasi di Ujung Tanduk

Polri sejatinya adalah wajah negara di mata rakyat. Jika wajah itu tampil represif, penuh kekerasan dan korupsi, maka legitimasi negara ikut runtuh. Reformasi Polri bukan sekadar agenda internal, melainkan syarat mutlak bagi kelangsungan demokrasi di Indonesia.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Harapan masyarakat jelas: polisi yang profesional, transparan, dan humanis. Tetapi kenyataannya, luka demi luka—dari Sambo, Kanjuruhan, hingga Affan—membuat harapan itu terus tertunda.

Baca Juga :  Prof. Adrianus Amheka: Pendidikan Tinggi Kunci Tuntaskan Stunting dan Kemiskinan di NTT

Tanpa keberanian membongkar akar persoalan, reformasi akan terus menjadi jargon kosong. Dan Polri, alih-alih menjadi pelindung rakyat, justru akan semakin dipandang sebagai kekuatan yang menakutkan.

Oleh: Laurensius Bagus

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung