KUPANG, kabartimor.com –Perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) diprakirakan bergolak dalam tiga hari ke depan. Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mencatat kecepatan angin mencapai 27 knot yang memicu gelombang tinggi hingga 3 meter, terutama di Perairan Selatan Sumba.
Peringatan dini yang diterima kabartimor.com, Minggu (20/9/2026) dari BMKG tersebut berlaku mulai 21 September pukul 08.00 WITA hingga 24 September 2026. Pola angin dominan dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 9–27 knot terpantau menguat di hampir seluruh selat utama di NTT.
BMKG merinci, angin kencang terpantau di Selat Sape Bagian Selatan, Perairan Selatan Flores, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Sabu-Raijua, hingga Perairan Taman Nasional Komodo dan Labuan Bajo.
Dampaknya, gelombang kategori sedang setinggi 1,25–2,5 meter akan melanda 15 wilayah perairan. Sementara gelombang kategori tinggi 2,5–3 meter secara spesifik mengancam Perairan Selatan Sumba pada 21–22 September.
Untuk periode 22–24 September, BMKG menyatakan nihil gelombang tinggi, namun gelombang sedang masih bertahan di Laut Sawu, Selat Sumba Bagian Barat, Selat Pukuafu, dan Perairan Selatan Timor-Rote.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












