Daerah  

Wali Kota di Festival Oeba: Budaya Bukan Warisan, Tapi Pinjaman dari Anak Cucu

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260918 WA0045 1
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo di Festival Budaya Oeba, Rabu (16/9/2026)

KUPANG, kabartimor.com—Kelurahan Oeba yang multikultural menjadi potret kecil Kota Kupang sebagai Kota Kasih. Hal itu terlihat dalam Festival Budaya Oeba ke-2 yang digelar di Halaman Kantor Lurah Oeba, Kecamatan Kota Lama, Rabu (16/9/2026).

Festival bertema “Jejak Leluhur, Semangat Masa Kini” itu disesaki warga, dari anak-anak hingga orang tua, yang menampilkan karnaval pakaian etnis NTT, tarian Flores, hingga pasar UMKM dan layanan kesehatan gratis.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang membuka festival itu menyebut antusiasme warga Oeba sebagai yang paling ramai di antara festival kelurahan yang ia hadiri. Turut hadir Kadis Kominfo Ariantje Baun, Kadis Pariwisata Josefina Getha, Camat Kota Lama Adriyanto Jalil, Lurah Oeba Rina Saudale, serta tokoh agama, pemuda, dan pelaku UMKM.

Baca Juga :  SK PPPK Dinilai Sebagai Bentuk Legitimasi Negara kepada Aparatur

Namun, di balik kemeriahan itu, Wali Kota menitipkan dua pesan penting.

Pertama, soal pembangunan manusia. Menurutnya, kota tidak bisa disebut maju hanya karena jalannya mulus dan gedungnya tinggi.

Membangun kota itu bukan hanya membangun fisiknya, tapi harus membangun manusianya juga. Kita tidak bisa bilang kota sudah maju hanya karena jalannya bagus, gedungnya tinggi, jembatannya banyak,” tegas Christian.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung