Di Tengah Tanggap Darurat, Pemprov NTT Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan, Melki: “Lebih Baik di Sekolah daripada di Rumah, Ya”

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260909 161432
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat mengunjungi SMA Katolik Sint Gabriel Maumere, Selasa (8/9/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk melihat kondisi bangunan sekolah sekaligus menyaksikan secara langsung proses pembelajaran yang kembali berlangsung secara terbatas pascagempa.

MAUMERE, kabartimor.com— Gempa bumi berkekuatan M7.7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 tidak menghentikan langkah para siswa SMA Katolik Sint Gabriel Maumere untuk kembali belajar.

Di tengah kondisi tanggap darurat dan keterbatasan fasilitas sekolah, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan berbagai penyesuaian. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur pun memastikan keberlangsungan pendidikan tetap menjadi perhatian, dengan keselamatan siswa dan seluruh warga sekolah sebagai prioritas utama.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melihat langsung kondisi tersebut saat mengunjungi SMA Katolik Sint Gabriel Maumere, Selasa (8/9/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk melihat kondisi bangunan sekolah sekaligus menyaksikan secara langsung proses pembelajaran yang kembali berlangsung secara terbatas pascagempa.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Petir di Wilayah NTT, BMKG Imbau Waspada

*296 Siswa Belajar Sistem Giliran dan di Tenda*

Kepala SMA Katolik Sint Gabriel Maumere, Zakarias Mayus Madianto, menjelaskan bahwa sejumlah bangunan sekolah mengalami keretakan. Meski demikian, aktivitas persekolahan tetap berjalan dengan menerapkan sejumlah penyesuaian.

Sebanyak 296 siswa mengikuti pembelajaran dengan sistem bergantian antara tatap muka atau luring dan pembelajaran daring. Siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka sementara mengakhiri kegiatan belajar di sekolah pada pukul 11.00 WITA.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung