Cahaya Iman di Dokeng, Uskup Larantuka Bawa Berkat Kasih

Avatar photo
IMG 20251013 WA01061

Dan ketika matahari mulai tenggelam di ufuk barat, sinar lembut senja menyoroti salib di puncak kapela baru tanda bahwa iman Katolik di Tanah Boleng terus bertumbuh dalam damai, cinta, dan pengharapan.

Perlahan acara dimulai dengan penjemputan adat bagi rombongan Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr., Pastor Paroki Tanah Boleng Romo Aloysius Dore, Pr., para pastor pendamping, dan para suster FMM di depan gapura kapela.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Rombongan disambut dengan seremoni adat “Wua Wayak” dan “Bau Lolon”, diiringi tarian tradisional Hedung, dentangan gong, dan tabuhan gendang yang menggema di seluruh kampung.

Baca Juga :  Jeritan yang Dijawab Cambuk

Kehadiran Mgr. Fransiskus menjadi momen bersejarah bagi umat, karena untuk pertama kalinya seorang uskup menginjakkan kaki di Desa Dokeng. Suasana haru dan gembira menyelimuti umat yang memenuhi halaman gereja sejak pagi.

“Dentangan gong, gendang, dan tarian adat hari ini adalah ungkapan kegembiraan umat Dokeng atas kunjungan gembala mereka,” ujar salah satu tokoh umat setempat.

Baca Juga :  SMAK St. Yakobus Lewoleba Warnai Hari Toleransi Lembata

Dalam homilinya, Uskup Fransiskus menegaskan bahwa peristiwa pemberkatan ini bukan sekadar peresmian bangunan fisik, melainkan buah dari iman umat yang hidup dan hati yang terbuka kepada Tuhan serta sesama.

“Gereja ini adalah tanda nyata dari iman umat Dokeng. Ini bukan sekadar rumah Tuhan, tetapi rumah kita bersama tempat di mana kasih, pengharapan, dan iman bertemu,” ujar Mgr. Fransiskus.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung