KR – Dalam semangat Paskah dan Tahun Yubileum 2025, melalui chanel @Jesuit Indonesia pada Minggu, 20 April 2025, melalui Pater Gabriel Possenti Sindhunata, S.J., menyampaikan refleksi mendalam yang berakar pada pesan Bulla Paus Fransiskus “Spes non confundit” – Pengharapan tidak mengecewakan (Roma 5:5).
Paskah tahun ini menjadi momen penuh makna bagi umat Katolik, karena perayaannya bertepatan dengan Tahun Suci atau Jubilee Year yang sarat akan rahmat pertobatan dan pembaruan hidup.
Menyalakan Harapan di Tengah Ketidakpastian
Pater Sindhunata menggarisbawahi bahwa harapan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Meski masa depan dipenuhi ketidakpastian, Paskah mengajarkan bahwa kebangkitan Yesus Kristus adalah penegasan bahwa penderitaan, kegagalan, dan kematian bukanlah akhir.
Paskah adalah jawaban iman atas segala keraguan dan kekhawatiran yang menghantui hidup manusia.
“Paskah menegaskan bahwa harapan akan cinta, keadilan, pengampunan, dan damai tidaklah sia-sia,” ujar Pater Sindhunata dalam renungannya yang dipublikasikan oleh Jesuit Indonesia pada Minggu, 20 April 2025.
Porta Sancta: Pintu Kudus Menuju Rahmat
Dalam Tahun Yubileum 2025 ini, umat diajak untuk memasuki Porta Sancta – Pintu Suci. Paus Fransiskus mengajak umat untuk membuka hati, menyapa luka kehidupan, dan mengetuk pintu hati Yesus yang Maha Kudus.












