Tidak Dukung Paket Siaga, Ketua GMIT Ajak Masyarakat Bijak dan Tidak Terprovokasi Isu Politik

Avatar photo
IMG 20240930 WA0088

“GMIT menghargai demokrasi dan hak politik setiap anggota. Keterlibatan GMIT dalam politik adalah untuk memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kebenaran, dan damai sejahtera, bukan kepentingan pasangan atau partai tertentu,” ujar Pdt. Semuel.

Lebih lanjut, Pdt. Semuel mengimbau seluruh jemaat GMIT untuk tetap tenang dan menjalankan hak politik mereka dengan sehat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia menekankan pentingnya menghindari isu SARA yang dapat memicu konflik dan memecah belah persatuan umat. “Mari kita sukseskan Pilkada demi kemajuan NTT dan Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga :  Johni Asadoma Kampanye Tatap Muka di Oeteta, Bahas Solusi Infrastruktur dan Pertanian NTT

Dalam menghadapi Pemilu, GMIT terus mengedepankan prinsip-prinsip kebebasan memilih, di mana setiap anggota gereja diharapkan dapat menggunakan hak pilih mereka dengan bijak dan penuh tanggung jawab.

GMIT juga mengingatkan agar isu politik tidak merusak nilai-nilai persatuan dan keadilan yang dianut oleh gereja.

Dengan demikian, informasi yang mengaitkan GMIT dengan tim pemenangan Paslon Paket SIAGA dipastikan tidak benar dan tidak sesuai dengan prinsip netralitas gereja dalam politik. (TIM). (*/TIM)

Baca Juga :  Johni Asadoma Dijuluki "Anak Rote Marga Alor", Warga Sorak Gembira di Kampanye Rote Ndao

 

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung