“Kita menyadari bahwa sebesar apapun potensi alam yang dimiliki NTT, semua itu tidak akan bermakna tanpa kualitas manusia yang mampu mengelolanya dengan baik. Karena itu, investasi terbesar kita hari ini adalah investasi pada manusianya melalui pendidikan,” tegas Melki.
Menurutnya, NTT memiliki modal besar berupa bonus demografi, kekuatan budaya lokal, dan solidaritas sosial yang kuat. Namun disisi lain, tantangan pemerataan kualitas pendidikan, keterbatasan akses di wilayah tertentu, dan hasil pembelajaran yang belum optimal masih menjadi pekerjaan besar bersama.
Gubernur Melki menekankan bahwa pendidikan di NTT harus dibangun secara utuh, tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan jiwa kewirausahaan.
“Kita ingin anak-anak NTT tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keberanian untuk menciptakan peluang melalui kewirausahaan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah siswa SMA dan SMK di NTT telah mulai menghasilkan berbagai produk inovatif, bahkan sebagian diarahkan menuju pengembangan skala industri.
Pemerintah Provinsi NTT saat ini juga terus melakukan penataan distribusi tenaga pendidik guna mengatasi ketimpangan jumlah guru antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












