KR – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentari di Desa Nifutasi, Kecamatan Biboki Aenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kembali mengalami kerusakan parah akibat hujan deras yang mengguyur pada Sabtu, 22 Maret 2025.
Tiga ruang kelas mengalami kerusakan berat, menghambat aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.
Dilansir dari media online storymedianews.com, Antonius Yoseph Baku, salah satu guru di SDN Gentari menyampaikan hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan atap dan dinding tiga ruang kelas mengalami kerusakan.
“Hujan deras dan angin menyebabkan atap serta dinding tiga ruang kelas rusak, sehingga berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah,” ujar Tony, sapaan akrabnya.
Bangunan yang mengalami kerusakan ini merupakan ruang kelas darurat yang dibangun secara swadaya oleh orang tua murid pada tahun 2019.
Dari lima ruang kelas darurat yang dibangun, dua di antaranya telah digantikan dengan bangunan permanen. Namun, tiga ruang kelas yang tersisa masih dalam kondisi darurat dan kini
Kerusakan yang terjadi berdampak langsung pada siswa dan guru. Proses belajar mengajar terganggu karena ruang kelas tidak dapat digunakan.
Hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat setempat yang mengkhawatirkan masa depan pendidikan anak-anak mereka.












