Opini  

Guru Thomas Swalar: Literasi Menyulam Harapan di Langit Lembata

Avatar photo
FB IMG 1754375575661 1

Pemerintah daerah, bekerja sama dengan sektor swasta dan lembaga non-pemerintah, harus menyediakan program-program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian,masyarakat Lembata akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi dan meraih kesejahteraan yang lebih baik.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Memperkuat Literasi

Memperkuat budaya literasi di Lembata membutuhkan komitmen dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

Baca Juga :  Seuntai Doa di Balik Sayap Pesawat, Jejak Sunyi Perjalanan Guru Thomas Swalar Raih Magister

Pemerintah daerah harus memprioritaskan pengembangan infrastruktur dan fasilitas literasi, seperti perpustakaan, pusat belajar masyarakat, dan akses internet.

Selain itu, kebijakan yang mendukung pendidikan dan kesehatan juga harus diperkuat.

Namun, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menumbuhkan budaya literasi.

Orang tua harus menjadi teladan bagi anak-anak mereka dengan menunjukan minat terhadap membaca dan belajar.

Baca Juga :  Syafrudin Budiman : Partisipasi Politik Kaum Muda dan Hermeneutika Politik Kekinian

Komunitas juga bisa mengadakan kegiatan literasi, seperti diskusi buku, taman baca, atau pelatihan keterampilan yang relevan.

Kesadaran akan pentingnya literasi harus ditanamkan dalam diri setiap individu.

Masyarakat Lembata perlu menyadari bahwa literasi adalah kunci untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung