Ia mengajak ASN untuk memperhatikan tiga hal utama, yaitu pelayanan yang berpusat pada masyarakat, membedah realitas pelayanan saat ini, dan merumuskan arah transformasi pelayanan.
Menurutnya, salah satu tantangan birokrasi saat ini adalah membangun pelayanan publik yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Transformasi birokrasi harus benar-benar memperkuat pelayanan publik melalui dua hal, yaitu ketulusan dan kecepatan respons. Tulus berarti memberikan pelayanan tanpa imbalan, sedangkan kecepatan respons berarti memanfaatkan teknologi komunikasi dan transportasi secara optimal,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa pelayanan publik harus dibangun dengan sistem yang sederhana dan praktis sebagai bentuk kehadiran negara yang mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat. Selain itu, pelayanan publik juga harus inovatif, adaptif, mampu bermitra dengan masyarakat, dan memiliki kemampuan problem solving.
Wamen PANRB turut mengapresiasi capaian pelayanan publik di NTT. Di akhir arahannya, Wamen PANRB menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT atas dukungan dan kerja sama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
