Pergantian kepengurusan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi sekaligus momentum untuk melihat kembali perjalanan kepengurusan sebelumnya dan menyusun langkah organisasi pada periode berikutnya.
Estafet kepemimpinan diharapkan tidak hanya menjadi pergantian struktur, tetapi juga menjadi momentum untuk meneruskan berbagai hal positif yang telah dibangun sekaligus membuka ruang bagi gagasan dan program baru.
Sebagai organisasi yang menjadi wadah kebersamaan dan pengembangan mahasiswa/anggota KSW–Kupang, kepengurusan baru diharapkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan kebersamaan, tanggung jawab, komunikasi, kaderisasi, serta keterlibatan aktif anggota dalam setiap agenda organisasi.
*Memasuki Fase Kepengurusan Baru
Terpilihnya Umbu Retang Lada Awang bersama Jekson Pajaru Himbir dan Julian Djati Oy menandai dimulainya fase baru kepengurusan KSW–Kupang.
Kepengurusan terpilih selanjutnya akan menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi sesuai ketentuan yang berlaku serta hasil keputusan Musyawarah Anggota Ke-XI.
Tantangan kepengurusan ke depan tidak hanya berada pada Ketua Umum dan jajaran pengurus, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh anggota. Soliditas, komunikasi, dan partisipasi anggota menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












