Daerah  

Jenazah Bayi di NTT Diantar Pakai Sepeda Motor karena Keluarga Tak Mampu Bayar Ambulans

Avatar photo
Reporter : Hendrik Editor: https://www.nttmediaexpress.com/
Screenshot 20250302 231627 Chrome
Foto: Keluarga saat memuat jenazah bayi menggunakan sepeda motor karena tak mampu membayar biaya ambulans (Dok. NTT EXPRESS ).

Sebelumnya, Ovin Marlin dilarikan ke Puskesmas Naikliu pada Senin, 24 Februari 2025. Karena kondisi yang serius, ia dirujuk ke RSUD Naibonat menggunakan mobil carteran dengan biaya Rp 2 juta.

Setelah mendapat perawatan medis, Ovin kembali dirujuk ke RSUD WZ Yohanes Kupang pada Selasa, 25 Februari 2025. Ia akhirnya melahirkan pada Rabu malam, namun bayi yang dilahirkan sudah meninggal dalam kandungan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kapolsek Amfoang Utara, AKP I Nyoman Sarjana, membenarkan kejadian ini.

Baca Juga :  Ini Syaratnya! Menteri ATR/BPN Dorong Warga NTT Urus Sertifikat Tanah Gratis

“Iya benar, keluarga tidak sanggup membayar ambulans jadi sewa pikap, tapi karena jalan rusak, maka jenazah hanya sampai di lokasi observatorium dan diangkut lagi dengan ojek sampai ke Fatunaus,” jelasnya pada Minggu, 2 Maret 2025.

Catatan Redaksi:

Kisah tragis ini menggambarkan betapa sulitnya akses layanan kesehatan di wilayah terpencil dan menjadi sorotan terkait mahalnya biaya ambulans bagi masyarakat yang kurang mampu.**

Baca Juga :  Dorong Ekonomi NTT, KADIN NTT Gelar 2 Forum Bisnis di Surabaya dan Dili

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung