Daerah  

Gubernur Melki Minta Kepala Daerah di NTT Tuntaskan Soal Lahan dan Perijinan Untuk Sekolah Rakyat

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260501 WA0009
Gubernur Melki Laka Lena saat rapat bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia Robben Rico serta para bupati/wali kota se-NTT di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (30/4/2026).

Pemerintah daerah juga diminta mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk mendukung kesiapan lahan dan dokumen.

Seluruh Dinas Sosial dan PUPR di daerah diminta membentuk tim teknis bersama Satker PUPR dan Kemensos guna memastikan seluruh persyaratan terpenuhi serta memantau progres di lapangan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sementara itu, Satker PUPR NTT bersama Kemensos akan melakukan pendampingan dan pengawasan agar proses pembangunan tidak mengalami keterlambatan.

Baca Juga :  Tanpa Ragu, Wali Kota Kupang Gendong Pasien ke Ambulans di Car Free Day

“Koordinasi harus langsung, jangan berjenjang terlalu lama. Semua harus bergerak cepat,” kata Robben.

Bagi daerah yang belum masuk dalam delapan lokasi prioritas, pemerintah pusat tetap meminta kesiapan dokumen dan lahan agar dapat masuk pada tahap berikutnya.

“Jangan berkecil hati. Tetap siapkan semua persyaratan, karena peluang masih terbuka di fase selanjutnya,” ujar Robben.

Baca Juga :  Alasan Yohanes Rumat Desak Bank NTT Batalkan Kerja Sama Bank Jatim

Menutup rapat, Melki kembali menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto dan menjadi peluang besar bagi NTT untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin.

“Ini bukan sekadar bangun sekolah, tapi investasi masa depan anak-anak NTT. Kalau kita cepat, manfaatnya besar. Tapi kalau kita lambat, kesempatan bisa lewat,” tandasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung