KR – Pemerintah terus berupaya menangani dampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satu langkah konkret yang akan segera dilakukan adalah pembangunan hunian tetap bagi para korban terdampak.
Dalam Rapat Koordinasi Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah pada Jumat, 21 Maret 2025, di Kantor Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, dipastikan bahwa pembangunan hunian tetap akan segera direalisasikan.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator PMK, Pratikno, dan dihadiri oleh Menteri serta Pimpinan Lembaga terkait, Gubernur NTT Melki Laka Lena, serta Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen.
“Kami baru saja melakukan rapat tingkat menteri yang juga dihadiri oleh Gubernur NTT dan Bupati Flores Timur untuk membahas tindak lanjut penyelesaian pasca bencana, termasuk Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dan konflik sosial di Adonara.
“Kami pastikan langkah-langkah koordinasi lintas kementerian bisa segera dilakukan,” ujar Pratikno dalam konferensi pers usai rapat Jumat, 21 Maret 2025 di Kantor Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI.
Menurut Pratikno, beberapa hal yang menjadi fokus utama adalah penyelesaian permasalahan lahan, pembangunan hunian tetap (huntap), penyelesaian akses jalan menuju lokasi huntap, serta pembangunan infrastruktur di Adonara.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










