Daerah  

BUMDes & SDM Jadi Kunci Harapan PMD Flores Timur

Avatar photo
IMG 20251106 110820 628

KR – Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Flores Timur, Paulus Petala Kha, menjelaskan secara mendalam dinamika dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan Bumdes di wilayahnya.

Dalam keterangannya pada Kamis, 6/11/2025, ia menegaskan bahwa dari 229 desa di Flores, sebanyak 150 Desa yang sudah memiliki BUMDes dan hanya sekitar 60 Desa yang aktif menjalankan usaha dengan baik.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa menjadi kendala utama yang menyebabkan banyak Bumdes belum berkembang optimal.

Baca Juga :  Kacabjari Waiwerang Awasi Ketat Penggunaan Dana Desa

“SDM di desa yang memiliki kemampuan manajerial dan pengalaman bisnis cenderung sedikit. Banyak yang berpendidikan tinggi justru memilih bekerja di kota. Akibatnya, Bumdes dikelola oleh warga dengan kemampuan terbatas,” ujar Paulus.

Lebih jauh, Paulus menjelaskan bahwa pengelolaan Bumdes membutuhkan orang-orang dengan pengetahuan manajemen, perencanaan bisnis, dan pengalaman usaha.

Namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pengurus Bumdes yang belum memahami sistem bisnis berbasis keuntungan.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih Dimulai di NTT, Langkah Besar Bangun Ekonomi Desa

“Banyak yang mengira setelah dibentuk, mereka akan otomatis mendapat gaji setiap bulan. Padahal, keuntungan dan insentif pengurus Bumdes itu harus berbasis pada laba usaha,” jelasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung