Daerah  

BUMDes & SDM Jadi Kunci Harapan PMD Flores Timur

Avatar photo
IMG 20251106 110820 628

“Kami di Dinas PMD siap menjadi narasumber. Tapi penyelenggaraannya dilakukan oleh desa dengan pembiayaan dari Dana Desa,” terang Paulus.

Selain itu, Dinas PMD juga bekerja sama dengan tenaga ahli pendamping desa serta LSM lokal untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Bumdes, termasuk dalam hal administrasi, pelaporan, dan tata kelola bisnis.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Paulus menegaskan bahwa setiap desa tidak perlu terburu-buru membentuk Bumdes hanya untuk formalitas.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih Dimulai di NTT, Langkah Besar Bangun Ekonomi Desa

“Silakan bentuk dulu kelembagaannya, tapi jangan dulu lakukan penyertaan modal kalau belum melakukan kajian usaha yang matang,” pesannya.

Menurutnya, Bumdes yang hanya dibentuk karena dorongan administratif tanpa perencanaan bisnis yang jelas justru berpotensi gagal total.

Ia mendorong agar setiap rencana usaha didasari analisis pasar, potensi lokal, dan keberlanjutan bisnis.

“Jangan hanya karena semangat tinggi tapi tanpa tenaga dan kajian yang matang. Kalau hanya mau sewa tenda kursi, itu bukan arah pengembangan ekonomi yang kita harapkan,”tutupnya.

Baca Juga :  Kacabjari Waiwerang Awasi Ketat Penggunaan Dana Desa

Reporter: HN

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung