Daerah  

Bermodal Rp70 Ribu, Anak Desa Ini Sukses Jadi Penemu Biofar SS

Avatar photo
IMG 20260731 WA0156

Pendekatan multidisiplin tersebut menjadikan buku ini dinilai layak sebagai referensi akademik, bukan hanya bacaan motivasi.

Diresmikan Atas Nama Kapolri

Peluncuran buku dilakukan atas nama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang diwakili Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. Sambutan Kapolri dibacakan oleh Irjen Pol Dr. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya disampaikan bahwa karya Ja’far menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh kondisi ekonomi, melainkan oleh kejujuran, disiplin, ketekunan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Lamar Sekarang! Lowongan Kerja di Bank KB Bukopin Tbk dengan Gaji Menarik

Dapat Apresiasi Guru Besar dan Kemenpora

Guru Besar FKM UI, Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc., menilai buku tersebut memiliki kualitas akademik tinggi karena berhasil menghubungkan pengalaman hidup nyata dengan teori-teori modern.

Ia bahkan menyebut karya tersebut telah menjadi bahan diskusi para profesor dan membuka peluang bagi Muhammad Ja’far Hasibuan untuk melanjutkan studi doktoral (S3) di Harvard University.

Baca Juga :  Duka NTT : Kepala Dinas PMD Alexander Koroh Wafat dalam Pengabdian, Disambut Prosesi Kehormatan di Kupang

Sementara itu, Wakil Dekan II Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP, menilai kisah Ja’far merupakan contoh nyata bagaimana kemiskinan dan berbagai tantangan hidup dapat membentuk karakter, resiliensi, dan aktualisasi diri seseorang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung