Apresiasi juga datang dari Guru Besar FKM USU, Prof. Dr. Ir. Zulhaida Lubis, M.Kes., yang menyebut karya tersebut sebagai kebanggaan almamater sekaligus bangsa Indonesia.
Di sisi lain, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui perwakilannya, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc.Eng., menetapkan Muhammad Ja’far Hasibuan sebagai Ikon Pemuda Terdaftar Resmi Kemenpora RI.
Tak hanya itu, Perpustakaan Nasional RI juga menetapkan buku “Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia” sebagai salah satu koleksi referensi nasional.
Bukti Keterbatasan Bisa Melahirkan Inovasi
Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi ilmiah, penyerahan buku, dan penandatanganan dokumen referensi.
Melalui perpaduan pengalaman empiris dan kajian ilmiah, buku ini diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, hingga pembuat kebijakan.
Bagi Ja’far, seluruh pencapaiannya merupakan bentuk rasa syukur sebagai penerima Beasiswa Kapolri.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas kepercayaan yang diberikan untuk menempuh pendidikan di Universitas Sumatera Utara.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menciptakan perubahan dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan. (**)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












