Daerah  

111 Nyawa Pergi, Ribuan Rumah Terluka: Marinus Manis Minta Negara Hadir Penuh di Flores

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260831 WA0309

“Kalau yang rusak parah memang betul, itu kasih bangun 100 persen,” tegasnya.

Menurut dia, jika benar beredar informasi bahwa bantuan rusak ringan Rp 15 juta , rusak sedang Rp 30 juta maupun rusak berat Rp 75 Juta tidak cukup bagi keluarga yang sudah kehilangan tempat tinggal dan sedang menghadapi tekanan ekonomi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Sekarang mereka sedang kesulitan ekonomi. Dengan bencana ini, mereka mau ambil uang dari mana? Bantuan dari mana lagi yang mereka harapkan untuk bangun rumah?” katanya.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional di PTBI 2025, Dapat Apresiasi Langsung dari Presiden RI

Ia berharap kebijakan pemerintah benar-benar menjadi jalan keluar bagi masyarakat yang kehilangan rumah.

“Pada prinsipnya, setiap masyarakat yang terdampak, yang bangunan rumahnya hancur, harus dibantu secara maksimal oleh pemerintah. Itu harus menjadi solusi terakhir bagi mereka,” ujarnya.

Baginya, kehadiran negara tidak boleh hanya terasa ketika bantuan datang. Kehadiran negara harus terlihat ketika masyarakat mulai kembali menata kehidupan dari puing-puing yang tersisa.

Baca Juga :  Ketua DPRD SBD Sebut Raih WTP Itu Penting, Tapi Pertahankan Lebih Sulit

“Sehingga apa yang mereka rasakan hari ini betul-betul punya manfaat, punya dampak. Itu bentuk kehadiran negara,” katanya.

Gempa besar tersebut, kata Marinus, juga harus menjadi pelajaran bagi pemerintah dan masyarakat.

Ia menilai pembangunan rumah di Flores ke depan harus memperhatikan standar bangunan tahan gempa serta kondisi geografis masing-masing wilayah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung