Daerah  

Gubernur Melki Minta Kepala Daerah di NTT Tuntaskan Soal Lahan dan Perijinan Untuk Sekolah Rakyat

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260501 WA0009
Gubernur Melki Laka Lena saat rapat bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia Robben Rico serta para bupati/wali kota se-NTT di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (30/4/2026).

KUPANG, kabartimor.com– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan seluruh kepala daerah harus segera menuntaskan persoalan lahan, perizinan, dan kesiapan teknis pembangunan Sekolah Rakyat, menyusul ketersediaan anggaran Rp250 miliar per sekolah dari pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Gubernur Melki dalam rapat bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia Robben Rico serta para bupati/wali kota se-NTT di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (30/4/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Dana sudah siap. Tapi kalau persyaratan tidak kita penuhi, pembangunan tidak bisa jalan. Karena itu saya minta semua kepala daerah segera benahi kekurangan masing-masing,” kata Melki.

Baca Juga :  J&T Cargo Bandung Buka Lowongan Customer Service, Lihat Syarat dan Cara Daftar

Rapat tersebut membahas implementasi Sekolah Rakyat di 22 kabupaten/kota di NTT, dengan fokus percepatan pada delapan lokasi prioritas yang ditargetkan bisa segera masuk tahap konstruksi.

Melki menegaskan, hambatan utama saat ini bukan pada anggaran, melainkan kesiapan daerah, terutama legalitas lahan dan kelengkapan administrasi.

“Kita tidak boleh terlambat hanya karena dokumen. Uang Rp250 miliar per sekolah sudah tersedia, tinggal kesiapan kita di daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pererat Komunikasi Menuju WBBM 2025, Kalapas Kelas IIA Kupang Gelar Coffee Morning

Ia menyebut, pembangunan Sekolah Rakyat akan memberi dampak langsung, termasuk membuka akses pendidikan bagi sekitar 1.080 anak di tahap awal serta mendorong perputaran ekonomi di daerah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung