KR – Kepala SMA Negeri Kupang membangun lingkungan sekolah yang ramah anak agar peserta didik merasa nyaman.
Hal tersebut agar siswa mampu beradaptasi, serta siap menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bekal masa depan.
Menurut Samuel, masa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran pendidikan dan adaptasi sosial siswa.
“Kami berusaha supaya anak-anak mengenal lingkungan sekolah dengan baik, sehingga dapat menyesuaikan diri dan merasa tidak asing di sini,” ungkapnya pada Jumat , 18 Juli 2025.
Sekolah yang dipimpinnya kini menampung lebih dari 800 siswa dari berbagai latar belakang, termasuk yang berasal dari daerah jauh seperti Kelapa Lima.
Karena itu, interaksi sosial menjadi kunci keberhasilan adaptasi siswa baru.
“Mereka harus membangun komunikasi dan pergaulan yang sehat agar tidak merasa terasing,” tambah Samuel.
Meski minat masyarakat sangat tinggi, Samuel mengungkapkan sekolah masih menghadapi kekurangan sarana, seperti ruang kelas, laboratorium komputer, aula, hingga toilet.
Saat ini sekolah hanya memiliki 19 toilet aktif, jauh dari kebutuhan ideal 36 unit yang harus ada di SMN 8 Kupang.
Tahun ini sekolah memperoleh bantuan pembangunan 4 ruang kelas baru (RKB) dan 2 unit toilet tambahan dari pemerintah pusat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












