Akademi Teknik Kupang Wujudkan Cita Generasi Muda Siap Bersaing

Avatar photo
WhatsApp Image 2025 10 01 at 22.02.19 e1759331204362
Direktur Akademi Teknik Kupang, Ir. Piter Djami Rebo, M.Si.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan ATK adalah kurikulum berbasis vokasi dengan komposisi 60% praktek lapangan dan 40% teori.

Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa terbiasa menghadapi masalah nyata di lapangan, sekaligus memiliki dasar teori yang kuat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Metode pembelajaran berbasis problem solving juga menjadi ciri khas ATK. Mahasiswa diajak terlibat langsung dalam pemecahan masalah, misalnya mengkaji jalan rusak lalu membuat analisis penyebab kerusakan, rancangan perbaikan, hingga perencanaan anggaran.

Baca Juga :  Jangan Gegabah! Ana Waha Kolin Bela Warga Soal Arak Tradisional

“Di sini mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi langsung mengkaji persoalan di lapangan. Jadi mereka bisa menganalisis, mencari solusi, sekaligus membuat rencana kerja. Itulah yang disebut pendidikan vokasi berbasis dunia kerja nyata,” terang Direktur ATK.

Selain fokus pada mutu akademik, ATK juga memberikan perhatian pada kemudahan akses pendidikan.

Mahasiswa dari keluarga tidak mampu dapat mengakses beasiswa serta skema pembayaran uang kuliah yang bisa dicicil dua kali per semester.

Baca Juga :  Kolaborasi UPG 45 NTT dan Pemkab Kupang, Dukung Tri Dharma dan SDM Unggul

Kebijakan ini diambil agar pendidikan tinggi tetap terbuka bagi seluruh masyarakat NTT tanpa terkendala masalah ekonomi.

Saat ini ATK sedang membangun kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Jika proses pengkajian selesai, ATK akan menjadi Politeknik Pekerjaan Umum kedua di Indonesia, setelah Politeknik PUtech Semarang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung