KR – Sejak mengambil alih Perseftim pada awal tahun 2024, Ibnu Chaldun telah membuat evolusi taktik yang membawa angin segar bagi pencinta sepak bola Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dengan filosofi permainan modern dan formasi 4-3-3, pelatih kelahiran 26 Januari 1991 ini sukses membawa timnya melangkah ke babak 16 besar ETMC 2024.
Ibnu Chaldun bukanlah nama asing di dunia sepak bola NTT. Karier kepelatihannya dimulai dari turnamen lokal dan nasional.
Trofi pertamanya diraih pada 2018 saat mengantar Apolo Nubalema menjadi juara I Turnamen Waiwadan Cup.
Pada 2019, ia dipercaya melatih Ampos U-16 dan berhasil menjuarai Piala Menpora Cup regional Larantuka.
Keberhasilan ini mengantarkan Ampos ke tingkat provinsi (Kupang) dan bahkan menjadi juara U-16 di tingkat provinsi, sebelum akhirnya bertanding di level nasional di Banten.
Evolusi taktik modernnya semakin terlihat di 2023, saat ia membawa Ampos menjuarai Turnamen Pancawindu dan Gawerato Cup.
Tidak hanya itu, bersama Nusa Tadon, ia kembali menjadi juara Waiwadan Cup III di tahun yang sama.
Keberhasilannya ini membuat Askab Flotim mempercayakan posisi pelatih kepala Perseftim pada 2024.
Sebelum mengambil alih, ia sempat membawa Ampos menjadi runner-up Liga I Flotim.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












