Kementerian PANRB dan Komite I DPD RI Sepakat Perkuat Reformasi Birokrasi dan Manajemen ASN

Avatar photo
Reporter : Hendrik
20250417 Rapat Kerja dengan Komite I DPD RI 13

Fokus Reformasi Birokrasi Tematik

Ke depan, pelaksanaan RB akan diarahkan pada program nasional prioritas, seperti:

  • Penanggulangan kemiskinan,

    Advertisement
    Scroll kebawah untuk lihat konten
  • Peningkatan investasi,

  • Pengelolaan sumber daya dan hilirisasi,

  • Transformasi digital pemerintahan.

Semua itu akan didukung oleh Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKP), yang menjamin keterpaduan antara kementerian, lembaga, dan pemda dalam mencapai target pembangunan nasional dengan efisien dan tepat sasaran.

Penyelesaian Status Non-ASN

Terkait isu kepegawaian, Menteri Rini menyampaikan bahwa pemerintah telah mempercepat proses pengangkatan CPNS dan PPPK tahun 2024. Proses CPNS ditargetkan selesai pada Juni 2025, sementara PPPK dituntaskan maksimal Oktober 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari penyelesaian status non-ASN, sebagai bentuk kepastian hukum dan penghargaan atas kontribusi pegawai.

Penegasan Meritokrasi dan Kolaborasi DPD RI

Menteri Rini juga menegaskan pentingnya menjaga prinsip meritokrasi dalam ASN. Pengangkatan selanjutnya tidak lagi melalui afirmasi, tetapi mengikuti peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam menyatakan bahwa pihaknya siap mendorong pemerintah daerah agar optimal dalam pelaksanaan RB.

“Kami siap mendukung penuh Kementerian PANRB untuk mendorong pemda mengoptimalkan pelaksanaan reformasi birokrasi,” tegasnya.

Komitmen bersama antara Kementerian PANRB, DPD RI, dan BKN ini menandai kolaborasi yang kuat dalam menjaga kesinambungan dan keberhasilan program reformasi birokrasi dan tata kelola ASN di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Luar Biasa! Jadwal Seleksi PPPK 2025 Dibuka untuk Umum, Bukan Hanya Honorer

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung