Lewat Program OVOP, Gubernur NTT Dorong Emping Jagung Nobi-Nobi Jadi Produk Pasar Modern

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260509 WA0010
Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat menutup kegiatan pelatihan dan penyerahan alat pembuatan emping jagung bagi kelompok UMKM yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT di Desa Nobi-Nobi, Kamis (7/5/2026)

Ia berharap kelompok UMKM yang telah dibentuk melalui pelatihan tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus berkembang menjadi usaha produktif masyarakat desa.

“Kami berharap kelompok ini terus berjalan dan produknya nanti bisa dipasarkan sampai ke kota-kota,” kata Eduard.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT Yohan A. Bunmo Loban menjelaskan kegiatan pelatihan berlangsung sejak 5 hingga 7 Mei 2026 dan menyasar empat kelompok UMKM di Desa Nobi-Nobi, yakni Kelompok Anggrek, Melati, Mawar, dan Sinar Kasih.

Baca Juga :  Gubernur Melki: Gereja dan Pemerintah Harus Bersatu Atasi Kemiskinan NTT

Menurut Yohan, pelatihan mencakup proses pembuatan emping jagung, pengolahan produk, pengemasan, branding, hingga pemasaran hasil usaha masyarakat.

Ia mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan keputusan gubernur tentang desa dan kelurahan lokasi intervensi perangkat daerah dalam rangka percepatan pencapaian sasaran pembangunan daerah tahun 2026.

“Tujuannya meningkatkan pendapatan masyarakat desa melalui sektor produktif dan memperkuat kapasitas kewirausahaan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Yohan menambahkan Desa Nobi-Nobi dipilih karena menjadi salah satu daerah penghasil jagung terbesar di Kabupaten TTS sehingga dinilai potensial dikembangkan sebagai sentra produk olahan jagung.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung