Daerah  

Tragedi Siswa SD Ngada, Alfred Baun Sebut Negara Gagal

Avatar photo
IMG 20221021 WA0022
Alfred Baun pengamat sosial sekaligus Ketua Araksi NTT.

Ia menilai peristiwa ini sebagai bukti nyata kegagalan negara dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan, khususnya di sektor pendidikan dan perlindungan sosial.

Alfred bahkan menyebut NTT sedang berduka karena negara gagal menghadirkan keadilan sosial bagi rakyatnya yang paling miskin.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Negara harus malu. Rakyatnya bunuh diri karena tidak ada uang Rp10.000. Ini bukan soal malu di mulut saja. Ini kegagalan sistemik,” katanya.

Baca Juga :  Dari Labuan Bajo, Energi Baru Mengalir untuk Negeri

Lebih jauh, Alfred Baun mendesak pertanggungjawaban serius dari pemerintah daerah. Ia menilai Bupati Ngada, Kepala Dinas Sosial, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bantuan pendidikan dan kesejahteraan sosial harus dievaluasi secara tegas.

“Kalau gubernur bicara soal malu, jangan berhenti di kata-kata. Gubernur harus minta Presiden mencopot Bupati Ngada, Kepala Dinas Sosial, dan semua pihak yang gagal menjalankan tugasnya. Ini soal nyawa rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kadis Nakertrans Hadiri Acara Penutupan Pelatihan Kuliner BLKK Santo Thomas Gel III, Begini Harapannya

Alfred juga menyindir keras retorika pemerintah provinsi dan kabupaten yang kerap berbicara soal keberpihakan kepada masyarakat kecil, namun dinilai tidak menyentuh realitas di lapangan.

“Percuma bicara membantu masyarakat miskin di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial, kalau faktanya anak kecil ini dan ibunya dibiarkan hidup dalam kemiskinan ekstrem tanpa sentuhan negara,” ujarnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung