Setelah menyadari temuannya, Guru Andi segera berlari ke rumah Kepala Desa Balaweling 2 untuk melaporkan penemuan tersebut.
Informasi ini pun langsung disebarkan kepada warga setempat yang kemudian berbondong-bondong menuju lokasi.
Jasad ditemukan dalam kondisi tengkurap dan tersangkut di akar pohon bakau, agak ke tengah dari bibir pantai.
Warga segera menutupi jasad dengan kain sebelum membawanya ke kampung dan kemudian mengantarkannya ke rumah nenek korban di Balaweling 1 Solor Barat.
Menurut Donny Leyn, warga Balaweling 2 yang pertama kali menghubungi wartawan setelah kabar ini viral di media sosial, keluarga korban dari Desa Riangkotek langsung menuju ke Balaweling 1 begitu mendapat informasi terkait penemuan jasad anak mereka.
Setelah penemuan jasad, pihak desa segera menghubungi Polsek Solor Barat dan tenaga medis setempat untuk melakukan identifikasi korban.
Kepala Desa Balaweling 2, Antonius Jati Ama Keban, membenarkan bahwa jasad ditemukan pertama kali oleh Guru Andi Juang Muda saat ia hendak memancing di pantai.
“Ketika kami tiba di lokasi, warga sudah banyak berkumpul. Karena kondisi jasad sudah bengkak dan tanpa pakaian, kami segera menutupinya dengan kain dan mengantarkannya ke rumah keluarga di Balaweling 1 untuk menunggu kedatangan orang tua korban dari Riangkotek,” ujar Kepala Desa Antonius.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












