Ia menambahkan, SAPA TANA diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang bisa direplikasi di wilayah lain di Regional Jatimbalinus.
Dengan semangat kolaborasi, FT Maumere percaya bahwa keberlanjutan hanya dapat dicapai melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.
Program SAPA TANA menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah dapat menghadirkan nilai ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat desa.
Ke depan, FT Maumere berkomitmen untuk terus memperluas program serupa, menjadikannya model inovatif pemberdayaan desa berkelanjutan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Reporter: HN
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












