Daerah  

Sandiang Kaya Ndapa Namung Desak Penertiban BBM Liar Sumba Timur

Avatar photo
IMG 20260117 WA0101

KR – Aktivis pemuda mahasiswa asal Sumba Timur di Kota Kupang, Sandiang Kaya Ndapa Namung, meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk segera menertibkan praktik penjualan bahan bakar minyak (BBM) ilegal atau BBM liar yang marak terjadi di wilayah Sumba Timur.

Sandiang menilai keberadaan penjual BBM liar tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat kecil.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Praktik ini dinilai memperparah kelangkaan BBM bersubsidi, memicu lonjakan harga, serta membuka ruang terjadinya penyalahgunaan distribusi energi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Baca Juga :  Peduli Masyarakat, Pos Yonkav 6/Naga Karimata Berbagi Kasih

“Penjualan BBM liar ini sudah berlangsung lama dan seolah dibiarkan. Pemerintah daerah tidak boleh tutup mata, karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil,” tegas Sandiang, Sabtu (17/1/2026).

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan distribusi BBM bersubsidi di sejumlah SPBU yang diduga menjadi sumber pasokan bagi para pengecer ilegal.

Baca Juga :  Ketua DPD LIN NTT Apresiasi Kunjungan Kerja Kesbangpol NTT

Menurutnya, jika pengawasan dilakukan secara serius dan berkelanjutan, maka praktik penjualan BBM liar dapat ditekan secara signifikan.

Sandiang mendesak pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta instansi terkait untuk melakukan operasi terpadu, menindak tegas para pelaku penjualan BBM ilegal, serta mengevaluasi sistem distribusi BBM di Sumba Timur agar lebih transparan dan tepat sasaran.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung