BAJAWA, kabartimor.com– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menggelar rapat koordinasi bersama Bupati Ngada Raymundus Bena, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ngada, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Pemerintah Kabupaten Ngada, Sabtu (22/8/2026).
Rakor yang merupakan bagian dari rangkaian Gubernur berkantor di Flores tersebut berlangsung di Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Kabupaten Ngada.
Rakor tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah penanganan dampak gempa, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, layanan kesehatan, distribusi bantuan, hingga persiapan pemulihan dan pembangunan kembali fasilitas yang terdampak.
Gubernur Melki mengatakan, meskipun dirinya telah menerima dan mempelajari data penanganan bencana, pertemuan langsung dengan pemerintah daerah tetap penting untuk memastikan kondisi di lapangan dapat dipahami secara utuh.
“Lebih pas kalau saya ketemu langsung, meskipun saya sudah lihat data. Data sudah lengkap, tetapi perlu disinkronisasi dan dianalisis bersama,” ujar Gubernur.
Dalam rapat tersebut, Gubernur meminta pemerintah daerah memastikan tidak ada masyarakat terdampak yang luput dari jangkauan bantuan. Pertanyaan pertama yang harus dijawab, kata dia, adalah apakah masih terdapat wilayah yang belum dapat dijangkau karena kondisi medan maupun akses yang terputus.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












