“Sambil menunggu hunian tetap, kita buat hunian sementara. Terlalu lama di tenda pengungsian juga tidak baik,” katanya.
Gubernur menyampaikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum siap menindaklanjuti pembangunan hunian sementara tersebut.
Selain rumah warga, pemeriksaan kelayakan juga akan dilakukan terhadap berbagai bangunan fasilitas publik. Tim asesor dari Kementerian Pekerjaan Umum akan melakukan pemeriksaan terhadap gedung pemerintah, fasilitas pendidikan, rumah ibadah seperti gereja dan masjid, serta fasilitas pelayanan publik lainnya.
*Data Akurat Jadi Kunci Pemulihan*
Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap kualitas data penanganan bencana. Menurutnya, data yang riil, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan salah satu kunci utama dalam menentukan kebijakan, mengalokasikan bantuan, serta menyusun program pemulihan Flores.
“Data yang riil dan baik, tepat, itu satu kunci utama pemulihan Flores,” tegas Gubernur.
Karena itu, seluruh data dan usulan penanganan bencana diminta diverifikasi dan disinkronkan bersama. Gubernur juga meminta seluruh unsur Forkopimda dilibatkan, termasuk dalam proses penguatan dan validasi usulan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat.
Keterlibatan aparat penegak hukum, termasuk Kajari dan Kapolres, dinilai penting untuk memastikan setiap data dan usulan benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat di lapangan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












