Selanjutnya, pemerintah perlu memastikan wilayah yang sudah dapat dijangkau memperoleh dukungan secara rutin.
“Harapan kita setiap tempat bisa diakses secara rutin. Tidak boleh ada yang tidak bisa makan,” tegasnya.
Untuk kebutuhan beras, Gubernur memastikan dukungan dari Bulog tersedia. Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan dukungan tersebut dan memastikan kebutuhan masyarakat, terutama kelompok desil bawah, dapat terpenuhi hingga tiga bulan.
Selain bantuan pemerintah, Gubernur juga mendorong pemanfaatan kearifan lokal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum memperoleh bantuan.
Masyarakat yang membutuhkan dapat mengambil kebutuhan pokok di toko atau kios setempat terlebih dahulu, kemudian pembayarannya dilakukan setelahnya melalui mekanisme yang disiapkan pemerintah. Pola tersebut telah diterapkan di Kabupaten Nagekeo.
*Prioritaskan Korban Reruntuhan dan Kesehatan Pengungsi*
Dalam bidang kesehatan, Gubernur meminta perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang mengalami cedera akibat tertimpa bangunan.
Ia menemukan masih ada masyarakat yang belum dibawa ke fasilitas kesehatan karena menganggap luka akan sembuh sendiri atau memilih melakukan pengobatan secara tradisional.
“Bagi yang tertimpa bangunan, kesehatan harus diutamakan. Mereka harus diperiksa,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












